Teknik Unwahas

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Kampus : Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang 50236 Telp. +62 24 8505680 ext. 160, 161 Fax. +62 24 8505681 e-Mail : teknik@unwahas.ac.id

 

Teknik Mesin Unwahas Menggelar Workshop dan FGD Kegiatan Penyusunan Kebijakan dan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka

E-mail Print PDF

Pada hari Sabtu 3 Oktober 2020, Program Studi Teknik mesin Universitas Wahid Hasyim Menggelar Workshop dan Focus Group Discussion yang dihadiri oleh beberapa fasilitator dari eksternal maupun internal Unwahas. Kegiatan ini bertujuan untuk merancang proses pembelajaran yang otonom, fleksibel, dan inovatif atau dalam istilah kerennya Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Disampaikan oleh Dr. SM. Bondan Respati, Dekan Fakultas Teknik Unwahas, dalam sambutannya bahwa kegiatan ini terlaksana atas inisiasi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim untuk memberi kesempatan bagi mahasiswa memilih pembelajaran yang sesuai minat, bakat, dan potensinya masing-masing serta mempersiapkan mahasiswa dalam dunia kerja sejak awal. Dan Unwahas turut serta memulai penyusunan kebijakan, dokumen, dan instrumen kurikulum dari dua prodi, Teknik Mesin dan Teknik Kimia, yang memperoleh program bantuan program studi menerapkan kerja sama kurikulum merdeka belajar – kampus merdeka.

Dijelaskan oleh Guru Besar Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, Prof. Hendrawan Soetanto, dalam pembahasannya bahwa model kurikulum baru ini nantinya kita bisa mempersiapkan proses pembelajaran yang terpusat pada mahasiswa dengan cara-cara baru dimana saja, kapan saja, dan jadi apa saja. Sebagaimana dicontohkan oleh beberapa tokoh dunia seperti Bung Karno, pak Jokowi, dan Margaret Thatcher. Mereka menjadi ahli administrasi publik, ahli pidato, dan pemimpin negara meski belajar di program studi Teknik Sipil, Kehutanan, dan Ilmu Kimia saat kuliah di Perguruan Tinggi. Dosen sebagai fasilitator dituntut untuk bisa merubah paradigma mahasiswa menjadi pembelajar aktif yang banyak membaca.

Dalam kegiatan tersebut dipaparkan Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka di kampus Institut Teknologi Kalimantan oleh narasumber kedua Prof. Budi Santosa. Prof. Budi, Guru Besar Fakultas Teknik Industri ITS yang juga menjabat Rektor ITK, juga memberi banyak saran dan masukan dalam diskusi daring dengan media zoom meeting. Salah satunya adalah adanya unit khusus atau task force MBKM karena program ini merupakan revolusi Pendidikan, pekerjaan besar bagi Universitas.

FGD yang dilaksanakan di Fakultas Teknik dengan peserta dosen dan pemangku kebijakan di tingkat Universitas lintas prodi ini diharapkan dapat memberi arahan yang jelas dalam menyusun kebijakan dan koordinasi internal Unwahas. Setelah proses penyamaan persepsi, akan ada proses rekonstruksi kurikulum untuk memberi mahasiswa kebebasan dalam memilih program pembelajaran yang diakui pemerintah (direktorat pembelajaran dan Kemahasiswaan) dan disepakati bersama antar fakultas, universitas, dan mitra kerja baik industri maupun Lembaga lainnya.