Dikti memberikan pendampingan baik berupa finansial maupun kebijakan-kebijakan agar perguruan tinggi di Indonesia menjadi world class university. Demikian dikatakan Dr. Totok Prasetyo, B.Eng., MT Direktur Pembinaan Kelembagaan Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti Ahad (13/12) dalam kuliah umum di Unwahas.
“Ranking beberapa perguruan tinggi kita masih rendah jika dibandingkan dengan sesama negara di ASEAN, apalagi kelas dunia,” imbuhnya. Menurut Totok Prasetyo adanya Masyarakat Ekonomi ASEAN bukan merupakan hambatan yang berarti jika bekal kita cukup, termasuk diantaranya dalam rangka menembus peringkat dunia. Dalam kesempatan itu mantan Direktur Politeknik Negeri Semarang ini juga menuturkan bahwa sampai saat ini baru 24 perguruan tinggi yang terakreditasi peringkat A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.
“Kemenristek Dikti mendorong perguruan tinggi yang berperingkat bagus agar menjadi universitas kelas dunia,” katanya. Dia juga mendorong agar Unwahas yang telah terakreditasi B bisa naik peringkat dan mampu menembus ranking dunia. Meskipun kuliah umum berlangsung hari libur, ratusan mahasiswa memadati aula. Nampak hadir juga pimpinan universitas serta para dekan fakultas dan direktur pascasarjana.