UNWAHAS BANTU PULIHKAN UMKM DI ERA PASCA PANDEMI

Semarang – Sabtu (11/12) telah dilaksanakan serah terima alat mesin pengaduk adonan skala industry kepada UMKM “Bolen Pisang Naya” di kelurahan Bangetayu Kulon, Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Kegaiatan ini sekaligus menutup rangkaian kegiatan tim pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan semenjak bulan juli.

Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) melalui program pengabdian kepada masyarakat menyelenggarakan kegiatan yang berjudul “Peningkatan Mutu Produk IKM Bolen Pisang Semarang Melalui Implementasi Mesin Industrial Dough Mixer Dan Pendampingan PIRT” yang dilaksanakan pada bulan Juli hingga Desember. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh tim dari Fakultas Teknik yang diketuai oleh Agung Nugroho, Dosen Program Studi S-1 Teknik mesin, Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di lokasi UMKM “Bolen Pisang Naya” yang beralamat di desa Beringin, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Dari hasil kunjungan yang pernah tim lakukan ke UMKM “Bolen Pisang Naya”, diketahui bahwa dalam proses produksi masih sepenuhnya tanpa menggunakan bantuan mesin sehingga kemampuan produksinya sangatlah terbatas. Ibu Ayu selaku pemilik UMKM juga menambahkan bahwa proses produksi yang dilakuksan secara konvensional ini berdampak pada bagian pergelangan tangannya yang sering terasa nyeri, terutama setelah proses penyiapan adonan. Rasa nyeri yang ditimbulkan sangatlah berpengaruh pada kapasitas produksinya, sehingga tidak jarang Ibu Ayu menolak pesanan yang masuk karena tidak mampu untuk melakukan aktivitas produksi. Dalam proses pemasaran, Ibu Ayu hanya mengandalkan pesanan dari tetangga dan rekan – rekan yang bergerak di bidang catering, maka dari itu, Pandemi yang terjadi beberapa waktu silam sangatlah berimbas pada penjualanya. Untuk menyiasati agar proses penjualan terus berjalan, Ibu Ayu juga menitipkan produk bolen pisangnya ke toko – toko kecil dan penjual makanan ringan. Ibu Ayu masih urung untuk melakukan ekspansi penjualannya ke toko – toko besar karena untuk saat ini produk bolen pisangnya masih belum memiliki PIRT. Berangkat dari permasalahan ini, tim pengabdian yang didukung oleh LP2M Universitas Wahid Hasyim mencoba memberikan solusi dengan melakukan implementasi mesin pengaduk adonan skala industri secara langsung di lokasi UMKM. Selain itu, UMKM juga diberikan arahan serta pendampingan dalam pengajuan izin PIRT.

Kegiatan ini diharapkan dapat membantu mitra dalam meningkatkan kualitas serta kapasitas produksinya serta membantu UMKM untuk dapat pulih lagi pada era pasca pandemic ini. Karena perlu diketahui bahwa UMKM merupakan salah satu sektor yang strategis dalam upaya meningkatkan ekonomi masyarakat.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
LinkedIn
Print
Kerjasama Kampus Merdeka
its
undip
unnes
ITN
itenas
logo-akprind

Alamat

Kampus 1 (Fakultas Teknik):
JL.Menoreh Tengah X / 22 Sampangan Gajahmungkur Kota Semarang Jawa Tengah 50232.

Kampus 2:
Jl. Raya Manyaran-Gunungpati, Nongkosawit, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50224

Langganan berita

Ikuti berita terbaru dari website ini dengan memasukan email dibawah ini